PENGERTIAN PENGELASAN
Definisi pengelasan menurut DIN (Deutsche Industrie Normen) adalah ikatan metalurgi pada sambungan logam atau logam paduan yang dilaksanakan dalam keadaan lumer atau cair. Dengan kata lain, las adalah sambungan setempat dari beberapa batang logam dengan menggunakan energi panas. Dalam proses penyambungan ini adakalanya disertai dengan tekanan dan material tambahan (filler material).http://gusti-rahadian.blogspot.com/2012/03/pengertian-pengelasan.html
1. Las gas
Las gas adalah cara pengelasan di mana
panas yang digunakan untuk pengelasan diperoleh dan nyala api pembakaran
bahan bakar gas dengan oksigen (zat asam). Bahan bakar gas yang biasa
digunakan pada pengelasan gas adalah gas asetilin (gas karbit). Untuk
pekerjaan yang tidak memerlukan suhu terlalu tinggi digunakan jenis gas
lain, misalnya propan, gas alam (methan) dan LPG(Liquid Petroleum Gas).
Gas-gas tersebut mempunyai nilai panas yang lebih rendah dari gas
asetilin.
Las gas yang menggunakan bahan bakar asetilin lebih populer disebut las asetilin atau las oksi-asetilin atau las karbit.
Las asetlin
Las asetilin (las karbit) adalah cara
pengelasan dengan menggunakan nyala api yang didapat dari pembakaran gas
asetilin dan oksigen (zat asam).
Seperti halnya cara pengelasan yang lain,
las asetilin digunakan untuk menyambung dua bagian logam secara
permanen. Dalam penyambngan dua logam ini, dapat dilakukan tanpa bahan
pengisi atau dengan tambahan bahan pengisi. Hal ini bergantung pada
ketebalan pelat yang disambungkan dan jenis sambungan yang diinginkan.
Selain digunakan untuk menyambung dan
menyolder, las asetilin dipaki juga untuk pemotongan logam. Untuk
pengelasan (menyambung) digunakan pembakar (torch), sedangkan untuk memotong logam digunakan pembakar pemotong (cutting torch).
2. Las listrik
Las listrik atau las busur adalah cara
pengelasan dengan menggunakan tenaga listrik sebagai sumber panasnya.
Beberapa macam proses las yang termasuk pada kelompok las listrik adalah
:
a.Las listrik elektroda karbonb.Las listrik dengan elektroda berselaput
c.Las listrik TIG (Tungsten Inert Gas)
d.Las listrik MIG (Metal Inert Gas)
e.Las listrik busur rendam (Submerged)
Informasi Las Gas Dan Las Listrik Diambil dari alamat dibawah ini:
http://smkn1purwojati.wordpress.com/e-learning/diklat-produktif-teknik-pengelasan/